Logo
images

Hari Sumpah Pemuda : “Pemuda Indonesia Menatap Dunia”

Hari Sumpah Pemuda : “Pemuda Indonesia Menatap Dunia”

Jakarta, sthmahmpthm.ac.id – Ketua Sekolah Tinggi Hukum Militer (STHM) “AHP-PTHM” Kolonel Chk Drs. I Made Kantikha, S.H., M.H., memimpin jalannya Upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda yang ke-88 Tahun 2016, bertempat dilapangan Upacara STHM "AHM-PTHM" Jl. Matraman Raya No. 126 Jakarta Timur. Jumat, (28/10).

Peringatan Hari Sumpah Pemuda merupakan momentum yang sangat penting bagi masyarakat Indonesia dimana pada jaman penjajahan, inisiatif para Pemuda Indonesia telah berhasil menyatukan bangsa Indonesia. Para Pemuda Indonesia juga telah berikrar bahwa satu tanah air, satu bangsa dan satu bahasa.

Melalui Upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda yang ke-88 Tahun 2016, Ketua STHM membacakan amanah Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) RI Imam Nahrawi yang pada intinya bahwa peringatan hari Sumpah Pemuda tahun ini kami menyampaikan salam hangat bagi tokoh-tokoh Pemuda di seluruh penjuru negeri dan manca negara beserta keluarga untuk tetap berjuang dan berupaya sekuat tenaga demi kemajuan dan kemakmuran Bangsa Indonesia, dan terus menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Menpora juga menyampaikan Penghargaan dan hormat kita semua kepada Bung Karno Bapak Bangsa tokoh pemuda masa itu, yang meneriakkan kalimat yang sangat terkenal yaitu “Beri aku 1.000 orang tua, niscaya akan kucabut Semeru dari akarnya Beri aku 10 pemuda, niscaya akan kuguncangkan dunia”.

Saat pertama kali mendengar pidato Bung Karno ini, kita mungkin sempat bertanya-tanya. Apakah mungkin dan bagaimana caranya, hanya dengan 10 pemuda, sebuah negara bisa mengguncangkan dunia?

Jawaban atas pertanyaan ini akan kita temukan melalui fakta-fakta berikut ini. Data demografi Indonesia menyebutkan bahwa jumlah pemuda di Indonesia sesuai dengan UU No 40 Tahun 2009 tentang kepemudaan dengan range usia antara 16-30 tahun, berjumlah 61,8 juta orang, atau 24,5% dari total jumlah penduduk Indonesia yang mencapai 252 juta orang (BPS, 2014).

Diakhir amanatnya, Menpora mengajak untuk membuktikan dalam sejarah Indonesia, untuk kesekian kalinya pemuda Indonesia menjadi motor utama penentu perubahan Indonesia. Bonus demografi menjadi kesempatan kita satu-satunya untuk memastikan percepatan pembangunan ekonomi Indonesia menjadi negara maju sejajar dengan negara- negara besar lainnya. Di depan mata kita ada MEA dan Perdagangan bebas Asia dan dunia. Saatnya pemuda Indonesia membangun visi yang besar menatap dunia.

Turut hadir dalam Upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda, Para Pejabat STHM, Personel Pa, Ba, Ta dan PNS TNI AD STHM serta para Pamasis Angkatan XIX, XX, XXI dan XXII STHM “AHM-PTHM”.

 

 

 

 


TAG

Dipost Oleh TimAdminSTHM

Pamasis STHM XXII